Tim Debat UTU Lolos Pada NUDC & KDMI Tingkat Nasional Tahun 2022
  • UTU News
  • 30. 06. 2022
  • 0
  • 999

MEULABOH - UTU | Tim Universitas Teuku Umar (UTU)  menjadi wakil Aceh mengikuti debat Bahasa Inggris atau "National University Debating Championship (NUDC)" dan Debat Bahasa Indonesia atau Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI) tingkat nasional yang direncanakan berlangsung 11-17 September 2022 mendatang.

Korordinator Pusat Kurikulum dan Bahasa UTU, Firman Parlindungan, Ph.D menyatakan bahwa tim NUDC dan KDMI perwakilan UTU sudah tampil dengan maksimal. "Alhamdulillah karena usaha yang gigih dari anak-anak kita hingga mereka  berhasil meraih nilai maksimal dan lolos pada NUDC tingkat nasional. Semoga di tingkat nasional bisa tampil lebih baik lagi dan meraih juara,”ujarnya.

Begitupun, lanjutnya untuk kategori KDMI, tim debat UTU berhasil meraih peringkat 3 dan berhak untuk mewakili Aceh ke pentas Nasional. Keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan penuh pihak bagian kemahasiswaan UTU.

"Jika NUDC kita berhasil meraih peringkat 1 dari 5 tim yang lolos ke peringkat Nasional, maka di kategori KDMI, kita berhasil meraih peringkat 3 juga dari 5 tim yang akan mewakili Aceh ke peringkat Nasional," Jelasnya.

Lanjutnya, perlombaan ini membutuhkan wawasan yang luas. Kita dituntut untuk berpikir kritis dalam setiap mosi yang diperdebatkan. "Di sini tim debater harus membaca dan mendengar berbagai informasi baik isu lokal, regional, nasional, maupun internasional,” ujar Dr. Firman

Sementara itu, Wakil Rektor III UTU, Dr. Mursyidin, MA di Jakarta, Kamis (30/6/2022), mengatakan kesuksesan UTU mengirimkan dua tim debat Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia sekaligus ke ajang kompetisi tingkat nasional patut disyukuri.

Prestasi yang diraih mahasiswa UTU itu sangat membanggakan karena membawa nama harum universitas sekaligus bisa ikut mewakili Aceh.

"UTU juga merasa bersyukur karena capaian prestasi yang diraih mahasiswa menunjukkan latihan dan upaya sungguh-sungguh yang dilakukan selama ini bisa menghasilkan prestasi sekaligus menunjukkan kualitas pendidikan yang mampu bersaing dengan kampus lain," katanya.

Tim UTU sebelumnya sukses mengukir prestasi pada kompetisi debat Bahasa Inggris (NUDC) tingkat Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) XIII Wilayah Aceh sehingga berhak tampil sebagai wakil Aceh pada kompetisi debat nasional.

Dalam kompetisi debat Bahasa Inggris tingkat Aceh pada proses preliminary round UTU berhasil menduduki peringkat 1 dari seluruh peserta lomba.

Mahasiswa UTU atas nama Cut Annisa Fitriati dan Lilis Sartika (Ilmu Administrasi Negara, FISIP) terpilih sebagai the best speaker mengalahkan puluhan peserta dari perguruan tinggi lainnya di Aceh.

Prestasi serupa juga sukses ditorehkan Tim Debat Bahasa Indonesia UTU dengan meraih kategori pendebat terbaik ketiga Wilayah Aceh atas nama Siti Arafah Crolina (Prodi Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat) dan Cut Ulfa Destari (Ilmu Komunikasi, FISIP) di kompetisi tingkat LLDikti XIII Aceh. Atas prestasi yang diraih itu Tim Debat UTU berhak maju ke Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI) tingkat nasional.

Terkait dengan prestasi Tim Debat UTU, Mursyidin  mengingatkan agar mahasiswa tidak merasa cepat puas dengan apa yang diraih.

Artinya, mahasiswa jangan sampai kehilangan fokus dan terlena dengan raihan prestasi karena pada ajang kompetisi tingkat nasional persaingan untuk meraih posisi terbaik akan sangat ketat.

Meski akan menghadapi tim-tim universitas ternama di Indonesia pada kompetisi debat nasional, namun tidak perlu pula merasa kehilangan rasa percaya diri.

"Tim Debat UTU saya harapkan, tetap memiliki keyakinan mampu bersaing dengan universitas lainnya di seluruh Indonesia," katanya. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).

Komentar :

Lainnya :