GenBI Gelar Sosialisasi QRIS Bersama BI dan Mahasiswa UTU
  • UTU News
  • 28. 02. 2020
  • 0
  • 271

MEULABOH - Komunitas Generasi Baru Indonesia (GenBI) Aceh, Komisariat Universitas Teuku Umar (GenBI UTU) melaksanakan  sosialisasi QRIS (Standard QR Code) untuk pembayaran digital bersama Bank Indonesia (BI) Provinsi Aceh, dan mahasiswa Universitas Teuku Umar, Kamis, 27 Februari 2020.

Kegiatan ini mengusung tema "QRIS Menuju Indonesia Maju". Kegiatan ini diikuti oleh Mahasiswa Universitas Teuku Umar dan anggota GenBI Aceh Komisariat Universitas Teuku Umar.  Dengan adanya kegiatan seperti ini diharapkan Generasi Baru Indonesia mampu memberikan energi positif kepada masyarakat dalam melakukan pembayaran digital dengan mudah, efektif dan efisien demi kemajuan bangsa dan negara

Dikutip dari laman resmi Bank Indonesia, QRIS merupakan standar QR Code untuk pembayaran digital melalui aplikasi uang elektronik server based, dompet elektronik, atau mobile banking. Setiap penyedia Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) berbasis QR (termasuk PJSP asing) wajib menggunakan QRIS. Ini diatur BI dalam PADG No.21/18/2019 tentang Implementasi Standar Internasional QRIS untuk Pembayaran.

QRIS disusun oleh BI dan ASPI (Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia), yang menggunakan standar internasional EMV Co., yakni lembaga yang menyusun standar internasional QR Code untuk sistem pembayaran.

Narasumber pada sosialisasi ini adalah Ardi Pratama, Asisten Fungsi Analisis Sistem Pembayaran, Keuangan Inklusif, dan Perlindungan Konsumen, Bank Indonesia Provinsi Aceh. Ardi mengatakan,  kegiatan QRIS bersifat inklusif, digunakan untuk seluruh lapisan masyarakat dan bisa digunakan sebagai transaksi pembayaran di domestik dan luar negeri masyarakat bisa bertransaksi dengan mudah dan aman dalam satu genggaman ponsel.

Adannya transaksi dengan QRIS menguntungkan pembeli dan penjual karena transaksi berlangsung efisien dan efektif melalui satu kode QR yang bisa digunakan untuk semua aplikasi pembayaran pada ponsel kita. Transaksi dengan QRIS langsung terjadi, karena prosesnya cepat dan seketika sehingga mendukung kelancaran sistem pembayaran.

"tujuan adanya QRIS ini tak lain agar pembayaran digital jadi lebih mudah bagi masyarakat dan dapat diawasi oleh regulator dari satu pintu. Karena telah berstandar, QRIS dapat digunakan lintas platform"

Sebagai gambaran, saya pengguna GoPay, lalu kamu punya OVO,  Dia punya DANA, dan lainnya  punya LinkAja. Mereka semua bisa bertransaksi pada merchant yang melayani pembayaran non tunai dengan QRIS. Artinya, pengguna GoPay tak terbatas transaksinya hanya pada merchant mitra GoPay, begitu juga lainnya. Dan sistem QR Code ini menggunakan Merchant Presented Mode (MPM), pengguna dapat memindai QR Code di QRIS yang ada di berbagai merchant yang menyediakan transaksi nontunai. kata Narasumber

Rahmat Dilta Harahap Ketua GenBI Komisariat UTU Periode 2019/2020, mengatakan, "Alhamdullilah, kami sangat senang dengan kedatangan pihak Bank Indonesia yang mensosialisasikan tentang sistem pembayaran non tunai, kita berharap melalui kesempatan ini nantinya dapat memberi dampak yang besar bagi masyarakat Barat Selatan Aceh khususnya". Kegiatan di akhiri dengan pembagian door prize bagi mahasiswa yang bertanya, foto Bersama serta evaluasi kegiatan serta makan bersama. (Muzakkir/*)

Lainnya :