Dr. Alfizar, DAA Bahani Mahasiswa Baru UTU tentang Sistem Penddikan Tinggi di Indonesia
  • UTU News
  • 18. 08. 2022
  • 0
  • 532

MEULABOH - UTU | Wakil Rektor 1 Bidang Akademik dan Kerjasama Universitas Teuku Umar, Dr. Alfizar, DAA menjadi narasumber pertama pada kegiatan pengenalan kehidupan kampus atau Silaturahmi Mahasiswa Baru (SIMBA) bagi Mahasiswa Baru tahun akademik 2022/2023 yang digelar di lantai dasar Gedung Kuliah Terintegrasi, Kampus UTU, Alue Penyareng, Kamis (18/8/2022).

SIMBA ini merupakan yang pertama digelar secara langsung pasca pandemi Covid-19 mulai tahun 2020. Pelaksanaan SIMBA tahun ini mengambil tema "Melalui SIMBA UTU menyiapkan generasi muda Indonesia menghadapi Recover Together, Recover Stronger." Acara ini dibuka oleh Rektor UTU, Dr. Drs. Ishak Hasan, M.Si yang ditandai dengan seremonial peusijuk dan pemakaian jas almamater kepada perwakilan peserta dan penyiraman air dari guci di pintu gerbang kampus sebagai simbol penyucian diri dan semangat perjuangan yang tidak pernah lekang oleh waktu.

SIMBA tahun 2022 ini dapat dijadikan momentum bagi mahasiswa baru UTU untuk mendapat informasi yang tepat mengenai sistem pendidikan di perguruan tinggi baik bidang akademik maupun non-akademik dengan berbagai strategi/pendekatan yang telah disiapkan atau dilaksanakan oleh UTU pasca pandemi.

Notabene mahasiswa baru UTU tahun 2022 adalah siswa yang melewati pendidikan SMA/SMK/sederajat dengan bentuk pembelajaran daring. SIMBA tahun 2022 ini juga diharapkan dapat menjadi penyadaran akan adanya hal-hal yang dapat menghambat studi mahasiswa baru termasuk dapat menghambat pencapaian tujuan nasional misalnya masalah radikalisme, terorisme, penyalahgunaan narkoba, plagiarisme, korupsi, kekerasan seksual (termasuk Permendikbudristek No. 30/2022 tentang PPKS), dan lainnya.

Upaya penumbuhan nilai nilai tersebut sesungguhnya sejalan dengan program pemerintah dibidang Pendidikan tinggi yaitu Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM). Melalui MBKM, mahasiswa bebas memilih dan diberi ruang untuk mendapatkan hak belajar diluar perguruan tinggi selama 3 (tiga) semester. Kebijakan MBKM utamanya bertujuan memperkaya pengalaman mahasiswa belajar diluar kampus.

Mahasiswa akan diperkenalkan dengan berbagai strategi untuk menjadikan kampus sebagai ruang untuk mengembangkan diri, mempersiapkan masa depan, membangun portofolio, serta merangsang semangat kompetisi serta menemukan talenta – talenta mahasiswa baru UTU.

"Kegiatan ini sekaligus menjadi masa orientasi dan masa transisi dari siswa menjadi mahasiswa, dari belajar SMA menjadi insan akademik perguruan tinggi,” ujar Dr. Alfizar

Dijelaskannya, UTU selama ini telah menerapkan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Sejak dicetuskan oleh Menteri Dikbudristek Dikti, Nadiem Makarim awal 2021 lalu yang bertujuan mendorong mahasiswa untuk menguasai berbagai keilmuan untuk bekal memasuki dunia kerja.

"Sejumlah program MBKM yang kedepan dapat diikuti oleh para mahasiswa UTU diantaranta Program Pertukaran Mahasiswa (PPM), Magang/praktik kerja, penelitian/riset, Study/proyek independen, proyek didesa, proyek kemanusiaan dan mengajar di sekolah," jelasnya.

Dr. Alfizar juga secara detail menjelaskan tentang simulasi proses pembelajaran dimulai dari pengisian Kartu Rencana Study (KRS), beban studi dan masa studi, sistem penilaian, juga memberikan contoh-contoh program MBKM yang sudah sukses dilaksanakan oleh mahasiswa UTU selama ini.

Selain itu, Dr. Alfizar juga menyemangati mahasiswa baru dengan trik dan strategi meningkatkan prestasi akademik selama mengikuti pembelajaran di UTU.

"Paling penting anda memahami dan menjunjung tinggi Visi, Misi, dan Tujuan Universitas; menjaga nama baik, harkat, dan martabat UTU dengan mematuhi segala peraturan atau keputusan yang ditetapkan Universitas; memelihara semua fasilitas dan infrastruktur serta membantu proses penyelenggaraan Tri Dharma PT;  dan menjaga kebersihan, keindahan, keamanan, kenyamanan dan ketenangan kampus," pungkas Wakil Rektor 1 dua periode ini atau sejak tahun 2015 lalu. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).

Komentar :

Lainnya :